Laman

Rabu, 19 Juli 2017

TUGAS AKHIR BP 4

 Study Excursie
Taman Safari Indonesia II


Pembicara :
      ·         Wiwid
·         Prastyawan
·         Drh.,M.Nanang Tejolaksono
·         Tirtasari

A.      Sekilas tentang Taman Safari Indonesia II
Taman Safari Indonesia II terletak di desa Jatinagor, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur dan memiliki luas lahan 400ha. Taman Safari Indonesia II ini merupakan salah satu bagian dari Taman Safari Indonesia Group. Taman Safari Indonesia II Prigen dibangun dengan konsep Modern Zoo, dengan satwa-satwa yang dilepas secara bebas seperti di habitat aslinya.

Taman Safar Indonesia II ini, tidak hanya memberikan Safari Adventure, namun juga memberikan banyak sekali petualangan yang menarik seperti Elephant Journey, Swimming With Dolphin, Safari Outbound, Education Package for Students dan beberapa Animal Education Show yang bisa dinikmati di Taman Safari Indonesia II. Dengan penuh bangga, Taman Safari Indonesia II juga menyuguhkan Stuntman Show yang sangat menegangkan dan menarik yaitu The Journey To The Temple Of Terror. Pengunjung bisa melihat atraksi-atraksi yang diperankan oleh tim yang profesional.

B.       Manajemen bisnis didalam Taman Safari Indonesia II
1.      Finance
Didalam bagian finance ada Ibu Wiwid selaku Finance Accounting Controling. Dimana Ibu Wiwid membawahi bagian Chief IT, Chief Finance,dan Park Chief Accounting.
Menurut beliau, Taman Safari adalah bisnis yang unik dan hal yang paling dibutuhkan dalam organisasi adalah integritas.
2.      Human Resource Management (HRM)
Adalah Bapak Prastyawan yang menjabat sebagai Human Resource Manager. Menurut pemaparan beliau, pegawai di TSI II ini menggunakan sistem kontrak dan bekarja dalam 2 tahun hingga 3 tahun. Akan tetapi pada event-event tertentu yang membuat pengunjung TSI II membludak, maka akan ada karyawan tambahan yang biasanya dari dailyworker. Ada banyak sekali produk yang ditawarkan oleh TSI II, seperti :
-        Safari Adventure
-        Recreation Zone
-        Food & Baverage : Tiger cave restaurant, Gading restaurat, Captain kroc’s restaurant, Macaw cafe restaurant, Safari fried chicken, Waroeng deso.
-        Juggle Camp : pengalaman tinggal didalam rumah pohon dengan total kapasitas 120 orang.
-        Baobab Safari Resort
TSI II adalah salah satu pemilik rumah sakit satwa terbaik di indonesia. Seperti yang telah disebutkan diatas TSI II adalah salah satu bagian dari Taman Safari Group dimana ada TSI I yang terdapat di Cisarua Bogor, kemudian ada Bali Safari Marine Park dan yang terakhir ada Penakarang Dolpin Batang Jateng.
3.      Manajemen Pangan Satwa Liar
Ada Bapak Nanang Tejolaksono selaku sebagai managernya.
Beberapa hal penting yang dilakukan dalam manajemen pangan satwa liar adalah sebagai berikut:
a.       Pakan : untuk satwa liar ada beberapa hal yang wajib diketahui dalam memberikan pakan seperti spesies, umur, kebutuhan khusus, suplemen dan enrichment atau sesuatu yang dibutuhkan satwa agar satwa tsb menjadi aktif.
b.      Seleksi Pakan : dimulai dari suplier, penerimaan, penyimpanan, ditribusi, penyajian. Semuanya harus benar-benar diperhatikan agar pakan tidak mengalami kerusakan dan atau lain sebagainya.
c.       Kebutuhan Pakan di TSI II : karena ada banyak sekali satwa liar di TSI II perlu diperhatikannya jenis hewan karnivora, herbivora, primata, aves, reptil, marine mammal, semuanya membutuhkan perlakuan yang berbeda-beda.
Adapun dalam tahap evaluasi dimulai dari suplier kemudian pakan diolah didalam dapur Ransum satwa dan akan diberikan pada satwa liar. Evaluasi ini diadakan pertemuan 2x dalam setahun dengan para suplier dan perubahan menu pakan juga 2x dalam satu tahun.
4.      Sales & Marketing
Adalah Ibu Tirtasari sebagai direktur sales & marketing. Ada beberapa pemahaman yang diterangkan oleh beliau, seperti :

Sales yang berarti menjual produk dan jasa, dimana tugas utamanya menjualkan produk maupun jasa dari perusahan bukan memasarkannya. Memasarkan produk dan jasa adalah tugas dari Marketing. Dan ada pula Marketing communication yang akan mengkomunikasikan brand pada para konsumen, merekalah yang akan membangun brand perusahan dan menciptakan brand character.

C.    Dokumentasi